Cara Memasak Rendang Daging Sapi Agar Cepat Empuk Dan Enak

Cara Memasak Rendang Daging Sapi Agar Cepat Empuk Dan Enak

rendang daging sapi order

Hai Bunda . . . sayang sekali rasanya jika kita sudah buat bumbu rendang daging sapi yang lezat, tetapi daging rendang daging sapi nya malah alot dan keras waktu dimakan ūüôā

Pasti kecewa kan, Bun? Agar tak kejadian, Mama perlu tahu cara memasak rendang daging sapi agar cepat empuk dan enak.

Kalau semua langkah-langkah proses yang WarungMama yang share ini bunda ikuti dengan benar, keluarga di rumah pasti makin sayang dan selalu merindukan Bunda bikinin rendang daging sapi lagi kalau sudah habis.

Memilih Bagian Daging Sapi yang Tepat

Apabila Bunda sudah memilih bagian yang pada dasarnya sudah empuk maka masalah daging rendang yang alot tidak akan muncul saat selesai proses memasaknya.  Penggunaan tenderloin (has dalam). Ini akan membantu proses pengolahan rendang lebih cepat.

Tetapi kalau Bunda mau mengikuti resep otentik rendang yang masyarakat Minang gunakan bukanlah bagian tenderloin. Rendang daging sapi umumnya menggunakan bagian paha seperti sengkel.  Alasannya adalah rendang asli Minang membutuhkan waktu lebih lama dalam proses mengolahnya agar bumbunya meresap sempurna. Karena bagian ini lebih padat, jadi tidak mudah hancur saat dimasak lama.

Memotong Daging dengan Tepat

Teknik memotong daging mesti Bunda perhatikan juga ya. Pastikan Bunda membuat potongan-potongan rendang dengan tepat.   Cara membuat daging empuk, Bunda bisa memotongnya dengan melawan arah serat pada daging. Tujuannya, mencegah daging agar tidak alot dan susah dikunyah saat dimakan. 

Oh ya Bunda, selain cara diatas, buatlah potongan yang agak tebal agar tidak mudah hancur saat dan membuat bumbu mudah meresap saat dimasak.

Merebus Daging Terlebih Dahulu

Merebus adalah teknik mengempukkan tekstur untuk banyak makanan, tak terkecuali daging sapi. Bunda juga bisa melakukannya tanpa perlu menaburi bumbu apapun sebelum mengolah daging.  Selain untuk alasan membuat daging empuk, merebus juga akan membunuh bakteri berbahaya dalam daging yang bisa menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan. 

Agar hemat gas, Bunda bisa gunakan metode 5-30-7, yakni mulai dengan merebus daging 5 menit dalam air mendidih. Selanjutnya, tutup panci dan diamkan selama 30 menit. Terakhir, masak lagi selama 7 menit sebelum Bunda olah.

Marinasi dengan Nanas atau Jahe Parut

Marinasi juga Bunda perlukan untuk mengempukan daging. Ada dua bahan populer yang biasa di gunakan untuk tujuan ini.

Pertama, nanas parut, dengan cara mengupas dan haluskan nanas, lalu rendam daging selama 30 menit dalam parutan. 

Kedua, jahe parut, dengan cara melumuri daging dengan parutan jahe ke seluruh bagian dalam beberapa menit.

Kedua bahan di atas punya enzim berjenis protease yang mampu mengurai protein dalam daging sapi. Kalau protein ini terurai, daging bisa jadi lebih empuk.

Memasak dengan Api Kecil

Kesalahan umum yang paling sering terjadi pada mereka yang baru pertama kali masak rendang adalah tidak memperhatikan pengaturan api. Jangan sampai Bunda juga kaya gini ya!

Api yang terlalu besar membuat rendang jadi cepat kering dan gosong, yang berpengaruh pada tekstur jadi alot. 

Cara masak daging sapi yang benar adalah menggunakan api kecil. Tujuannya, agar rendang dapat Bunda masak dalam waktu yang lebih panjang. Bukan hanya membuat tekstur jadi semakin empuk, cara ini akan membuat bumbu benar-benar meresap dengan baik.

Jika Bunda mengeksekusi semua proses di atas dengan baik, rendangnya pasti empuk.

Jika Bunda TIDAK MEMILIKI BANYAK WAKTU

Silakan cek RENKO (RENdang daging sapi KOtak) produksi kami.